Posted on April 25, 2009 by Rizqi Malahadi

Penulis : Syaikh Shalih bin ‘Abdul Aziz Alu Syaikh hafizhohulloh
Diterjemahkan dari Penjelasan Hadits Arba’in No. 40 Oleh : Abu Fatah Amrulloh
Murojaah : Ustadz Abu Ukasyah Aris Munandar
Dari Ibnu Umar radhiallohu ‘anhuma beliau berkata: “Rosululloh shalallahu ‘alaihi wa sallam pernah memegang kedua pundakku seraya bersabda, “Jadilah engkau di dunia seperti orang asing atau musafir”. Ibnu Umar berkata: “Jika engkau berada di sore hari jangan menunggu datangnya pagi dan jika engkau berada pada waktu pagi hari jangan menunggu datangnya sore. Pergunakanlah masa sehatmu sebelum sakit dan masa hidupmu sebelum mati” (HR. Bukhori)
Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Akhlaq & Nasihat, Tazkiyatun Nufus | Tagged: Artikel, TazkiyatunNufus | 1 Komentar »
Posted on April 16, 2009 by Rizqi Malahadi

Bagaimana Menjadi Pegawai Yang Amanah?
-Bersih Dari Menerima Sogokan dan Hadiah-
Oleh : Syaikh Abdul Muhsin bin Hamad Al-Abad
[8]. PEGAWAI MENDAHULUKAN YANG DAHULU DALAM BERURUSAN
Termasuk sikap adil dan insaf ; hendaknya seorang pegawai tidak mengahirkan orang yang duluan dari orang-orang yang berurusan, atau mendahulukan orang yang belakangan. Akan tetapi ia mendahulukan berdasarkan urusan yang terdahulu. Dalam hal yang seperti ini memudahkan pegawai dan orang-orang yang berurusan. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Akhlaq & Nasihat, Tazkiyatun Nufus | Tagged: Artikel, Nasihat, TazkiyatunNufus | 1 Komentar »
Posted on April 16, 2009 by Rizqi Malahadi

Bagaimana Menjadi Pegawai Yang Amanah?
-Kriteria Memilih Pekerja dan Pegawai-
Oleh : Syaikh Abdul Muhsin bin Hamad Al-Abad
[5]. KRITERIA-KRITERIA MEMILIH PEKERJA DAN PEGAWAI
Landasan dalam memilih seorang pegawai atau pekerja hendaklah ia seorang yang kuat lagi amanah. Karena dengan kekuatan ia sanggup melaksanakan pekerjaan yang diembankan kepadanya, dan dengan amanah ia menunaikan sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. Dengan amanah ia akan meletakkan perkara-perkara pada tempatnya. Dan dengan kekuatan ia sanggup menunaikan kewajibannya. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Akhlaq & Nasihat, Tazkiyatun Nufus | Tagged: Artikel, Nasihat, TazkiyatunNufus | Leave a Comment »
Posted on April 16, 2009 by Rizqi Malahadi

Bagaimana Menjadi Pegawai Yang Amanah?
-Menjaga Jam Kerja Untuk Kepentingan Pekerjaan-
Oleh : Syaikh Abdul Muhsin bin Hamad Al-Abad
MUKADIMAH
Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas penyempurna dan pelengkap agama dan penghulu para rasul serta imam orang-orang yang bertaqwa nabi kita, Muhammad dan atas keluarga serta shahabat-shahabatnya dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari Kiamat. Amma ba’du
Ini adalah risalah singkat berupa nasihat untuk para pegawai dan karyawan dalam menunaikan pekerjaan-pekerjaan yang diamanahkan kepada mereka. Aku menulisnya dengan harapan agar mereka mendapat manfaat darinya, dan supaya mambantu mereka untuk mengikhlaskan niat-niat mereka serta bersungguh-sungguh dalam bekerja dan menjalankan kewajiban-kewajiban mereka. Aku memohon kepada Allah agar semua mendapatkan taufik dan bimbingan-Nya. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Akhlaq & Nasihat | Tagged: Artikel, Nasihat, TazkiyatunNufus | Leave a Comment »
Posted on April 16, 2009 by Rizqi Malahadi

Penulis : Syifa Titin Heriana
Ginjal dalam tubuh berfungsi sebagai filter untuk membersihkan darah/cairan lainnya. Fungsi ini bertujuan agar bahan-bahan kimia yang terkandung dalam darah atau cairan tubuh lainnya tidak terbawa kembali oleh darah dan beredar ke seluruh tubuh. Sebagian kotoran hasil penyaringan ini nantinya akan dikeluarkan melalui ginjal bersama air seni. Namun sebagian lagi mungkin tertinggal dan mengendap menjadi batu ginjal. Apabila endapan ini tidak dikeluarkan, akan menetap di ginjal atau berpindah ke kandung kemih. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Kesehatan | Tagged: herbal, Kesehatan | 2 Komentar »
Posted on April 16, 2009 by Rizqi Malahadi
Gerakan emansipasi yang tengah digembar-gemborkan di negeri-negeri Muslim, yang katanya memperjuangkan kesetaraan jender, kalau boleh dibilang tidak lain adalah “kesetaraan semu” atau malahan suatu pelecehan terhadap kaum wanita. Mungkin ungkapan ini akan membuat para feminisme tersirat darahnya dan mengeriput bibirnya. Bagi mereka non Muslim tentu tidak ada salahnya berteriak-teriak menyuarakan kesetaraan ini, karena memang konsep hidup mereka akan tetap dan selalu penuh aib, cela dan kekurangan karena timbul dari memperturutkan nafsu; sementara jiwa (nafsu) senantiasa mengajak kepada keburukan dan ketidakpuasan. –tidak bisa dipungkiri bahwa seruan ini bersumber dari pemikir kafir, sebagaiamana pengakuan para feminisme bahwa kesetaraan jender berasal dari dua teori, teori Karl Marx (1818-1883) “analisa konflik” dan teori “struktur fungsional” Email Durheim (1858-1P17/1917)– Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Wanita | Tagged: Artikel, Bantahan, Wanita | 3 Komentar »
Posted on April 16, 2009 by Rizqi Malahadi
Kaum muslimin rahimakumullah, di dalam kehidupan manusia, Allah telah menetapkan jalan yang harus ditempuh oleh manusia melalui syariat-Nya sehingga seseorang senantiasa Istiqomah dan tegak di atas syariat-Nya, selalu menjalankan perintah-Nya, menjauhi larangan-Nya serta tidak berpaling ke kanan dan ke kiri. Allah ta’ala telah memerintahkan orang-orang yang beriman untuk senantiasa istiqomah.
Allah Ta’ala berfirman yang artinya,
“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Robb kami ialah Allah”, kemudian mereka tetap beristiqomah, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita, mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalamnya; sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan (di dunia)” (QS. Al Ahqaaf [46]: 13-14)
Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Akhlaq & Nasihat, Tazkiyatun Nufus | Tagged: Artikel, Nasihat, TazkiyatunNufus | Leave a Comment »
Posted on April 14, 2009 by Rizqi Malahadi
AGAR AMALAN KITA DITERIMA DISISI ALLOH
Penulis: Ustadz Abu Abdirrahman Abdullah Zaen, Lc.
(Mahasiswa S2 Universitas Islam Madinah, Saudi Arabia)
Dalam suatu ayat, Alloh subhanahu wa ta’ala bercerita tentang keadaan hari kiamat:
هَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ الْغَاشِيَةِ {1} وُجُوهُُيَوْمَئِذٍ خَاشِعَةٌ {2} عَامِلَةٌ نَّاصِبَةٌ {3} تَصْلَى نَارًاحَامِيَةً {4} تُسْقَى مِنْ عَيْنٍءَانِيَةٍ {5} لَيْسَ لَهُمْ طَعَامٌ إِلاَّ مِن ضَرِيعٍ {6} لاَيُسْمِنُ وَلاَيُغْنِي مِن جُوع
“Sudah datangkah kepadamu berita (tentang) hari pembalasan?. Banyak muka pada hari itu tunduk terhina, bekerja keras lagi kepayahan, memasuki api yang sangat panas (neraka), diberi minum (dengan air) dari sumber yang sangat panas. Mereka tiada memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri, yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar” (QS Al Ghasyiyah: 1-7)
Ayat-ayat tersebut di atas merupakan cerita tentang kondisi sebagian penghuni neraka di hari akhirat nanti. Ternyata bukan semua penghuni neraka adalah orang-orang di dunianya kerjaannya cuma gemar berbuat maksiat, kecanduan narkoba, suka main perempuan dan lain sebagainya. Akan tetapi ternyata ada juga di antara penghuni neraka yang di dunianya rajin beramal, bahkan sampai dia kelelahan saking berat amalannya. Ini tentunya menimbulkan kekhawatiran yang amat besar dalam diri masing-masing kita, jangan-jangan kita termasuk yang sudah beramal banyak tapi nantinya termasuk ke dalam golongan yang disebut oleh Alloh subhanahu wa ta’ala di dalam awal surat Al Ghasyiyah tersebut di atas. Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Aqidah & Manhaj, Fiqh & Ibadah | Tagged: AQIDAH, Artikel, MANHAJ, sunnah | Leave a Comment »
Posted on April 13, 2009 by Rizqi Malahadi

PERNYATAAN PARA IMAM UNTUK MENGIKUTI SUNNAH DAN MENINGGALKAN YANG MENYALAHI SUNNAH
Oleh : Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani
[4]. AHMAD BIN HANBAL
Ahmad bin Hanbal merupakan seorang imam yang paling banyak menghimpun Hadits dan berpegang teguh padanya, sehingga beliau benci menjamah kitab-kitab yang memuat masalah furu’ dan ra’yu [1].
Beliau menyatakan sebagai berikut : Baca selebihnya »
DIarsipkan di bawah: Aqidah & Manhaj, Tokoh | Tagged: AQIDAH, Artikel, MANHAJ, Tokoh | Leave a Comment »
Posted on Maret 30, 2009 by Rizqi Malahadi