2 comments on “Peringatan Dari Bahaya Isbal (Menurunkan pakaian dibawah mata kaki).

  1. Engga terbalik, bukannya intinya adalah dilarang sombong. Engga peduli sombongnya dengan cara zaman dulu(para pembesar selalu memanjangkan pakaian melewati mata kaki sebagai pertanda mereka bukan kelas pekerja yang pakaiannya selalu diatas mata kaki karena pekerjaannya) ataupun dengan cara sombong zaman modern misalnya pakai mobil mewah, dsb. Ga, masuk akal kalau Allah marah karena pakaian melewati mata kaki, banyak hal yang lebih fundamental yang perlu diperhatikan daripada sekadar ngurusin isbal.

    Rizqi :

    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (Artinya) : ”Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya ada sebesar biji dzarah dari kesombongan.” Seorang berkata : ”Ya Rasulullah, seseorang senang terhadap sandalnya yang bagus dan pakaiannya yang bagus?” Beliau bersabda : ”Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan. Kesombongan itu adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.” (HR Muslim dari shahabat Abdullah bin Mas’ud radliallahu ‘anhu)

    Apakah antum sudah membaca dan merenungi artikel diatas dan juga artikel sesudahnya??? Apakah setelah Allah berfirman, Rasul Bersabda, lantas antum hendak membantahnya dengan akal yang sangat-sangat lemah. Mudah-mudahan setelah antum membacanya, antum bisa mengambil manfaat dari 2 tulisan diatas dan segera mengoreksi apa yang telah antum katakan.

    Apa hal fundamental yang antum maksudkan? apakah berseru-seru untuk menegakkan syari’at islam di negara kita. Ana tidak menolak untuk ditegakkannya syari’at islam di negara kita dan di bumi ini, tapi hendaknya tegakkanlah islam terlebih dahulu di diri kita dan keluarga masing-masing, kemudian dimasyarakat, dan seterusnya… Bukankah tokoh harakah sendiri yang telah mengatakan : “Tegakkan islam di dalam dirimu, maka akan tegak di negaramu”, bahkan kata-kata ini disya’irkan pula oleh team nasyid Izzatul Islam yang dulu pernah jadi favorit ana sewaktu di tarbiyah. Namun… ana sering kali melihat orang-orang yang menyerukan syari’at islam, tapi ketika dilihat penampilannya tidak mencerminkan seorang muslim, isbal, jenggot dicukur, ikhtilat, bertopi seperti orang komunis, dll. Bukankah masalah isbal dan juga jenggot termasuk syari’at islam?!!!

    Ini ana tambahkan lagi artikel tentang Isbal Tanpa Sombong, mudah-mudahan antum bisa memahami dan mengamalkannya. Wallahu a’lam.

  2. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (Artinya) : ” Segala sesuatu yang berada di bawah mata kaki tempatnya adalah neraka. wahai saudaraku, bukankah meremehkan salah satu syariat Allah ( termasuk Isbal ) adalah suatu bentuk kesombongan yang nyata ?!! Isbal memang pekara kecil yang bisa saja kita remehkan. Namun adalah suatu kebinasaan apabila kita meremehkan suatu dosa, sekecil apapun. Bukankah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (Artinya) : Tidak akan menjadi besar suatu dosa kecuali diakukan secara terus menerus……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s